16 February 2006

Uty and her Vespa

Perempuan yang naik motor bebek atau yang nyetir mobil adalah pemandangan sehari-hari yang biasa. Tetapi perempuan yang mengendarai sebuah Vespa adalah hal luar biasa bagi saya. Saya belum pernah melihat seorang perempuan mengendarai Vespa sebelumnya, kecuali di film. Hal yang tidak biasa, tapi teman saya benar-benar melakukannya. Seorang mahasiswi semester 7 yang sering pulang-pergi Jakarta Bogor dengan mengendarai sebuah Vespa. Menurut pengalaman saya, agak sulit mengendarai Vespa seperti yang dimilikinya, sebuah Vespa Piaggio keluaran 1960an.

Alasan lain kenapa saya mengatakan tidak biasa adalah karena pada umumnya wanita Indonesia lebih nyaman naik motor bebek ketimbang naik Vespa, disamping itu agak sulit untuk menyalakan mesinnya, terutama untuk perempuan. Bawaan Vespa juga lebih berat ketimbang motor lainnya seperti motor bebek atau skuter jenis matic. Vespa juga lebih sering mogok dan lebih boros.

The Vespa rider

Saya tidak tahu apa yang melatarbelakanginya mengendarai Vespa mungkin karena nilai historisnya atau karena keantikan Vespanya. Lusti Istiqomah a.k.a Uty the Vespa rider itu adalah teman saya se-Fakultas tapi beda jurusan. Perempuan tangguh ini masih kuliah di program studi Teknologi Produksi Ternak, Fakultas Peternakan IPB. Sering pulang pergi dari rumahnya di daerah Kebon Jeruk ke kostannya di Bogor.

Orangnya lumayan unik, blasteran Betawi dan NTB. Jilbaber yang sering nongkrong di sekretariat BEM, soalnya doi aktivis kampus. Menurut Uty kalau ketemu sesama pengendara Vespa di jalan biasanya Uty disenyumin, tentunya sama Mas-mas atau Bapak-bapak. Kadang ada juga yang ngacungin jempol, mungkin karena salut. Uty juga mengaku tidak pernah berpapasan dengan sesama perempuan pengendara Vespa. Jangan-jangan Uty satu-satunya! What a girl!

The Vespa

Sebuah Vespa tipe Scooter Piaggio warna biru keluaran 1964 bernomor polisi B 3866 WN, No. mesin VBB2M226312, dan No. rangka VB2T233916 (lengkap amat!). Kapasitas mesinnya tidak jelas hanya tertulis lebih dari 50 cc, gearnya ada 3. Bodynya masih bagus walau ada beberapa lecet. Motor ini juga sering dipakai adiknya, perempuan pula. Saya pernah menjajal Vespanya Uty sekali. Beda sekali rasanya naik motor bebek saya sama naik Vespanya Uty.

Oia, Vespanya Uty bisa nyetrum soalnya tombol klaksonnya sudah naked alias tidak dibungkus lagi. Lampu depannya sudah tidak nyala, tapi katanya sekarang sudah diperbaiki. Rem depannya juga blong, jadi Uty hanya menggunakan rem belakang saja. Dan seperti pengendara Vespa pada umumnya, selalu ada oli samping di bagasi Vespanya Uty. Kalau tidak salah Uty pernah bilang untuk jarak Jakarta-Bogor biasanya Uty isi bensinnya fulltank dan tidak habis semuanya. Mungkin kira-kira butuh 2 liter bensin.

Saat tulisan ini dibuat Uty sedang meluncur menuju Jakarta dengan Vespa birunya tentunya dan ketika diconfirm via SMS barusan katanya Uty lagi ngaso sambil beli stiker buat Vespanya. Kalau suatu saat anda menemukan seorang perempuan berkacamata dan berjilbab mengendarai Vespa berplat B 3866 WN, besar kemungkinan itu Uty teman saya. Silakan sapa, orangnya ramah, baik hati dan tidak sombong.

That’s all I know about Uty and her Vespa. Keep riding your Vespa, Uty!!!

5 comments:

linda said...

waaaaah salut buat uty, salam kenal ya :). temen aku aja yg cowok bilang berat kok bawa vespa piaggio. gimana cewek ya?

pertama kali belajar naek motor, aku belajar pake vespa do. tapi vespa yg enteng bukan yg piaggio. tapi susah euy soale adek gak sabar ngajarinnya. thanx 4 ur advice

Elohimus Maximus said...

what? what are you talking about? I can't understand you cause your foreign. try repenting some time. Oh, and don’t try to be witty and leave a comment on my site. Just know that I have and will always win against your kind.
God 1
sinners 0
TCOJCOEMLDS

goiq said...

gw bisa bawabebek, bisa bawa tiger, bisa bawa mobil. tapi kok ngeri bawa vespa yah ?? gyahahaha

sa said...

salam kenal buat Uty. :)

Uty said...

wah… gak nyangka doan bisa bikin bibliografi tentang vespa uty dengan sangat baik…. Kaya’nya dah cukup lengakp padat ‘n jelas n gak ada yg perlu di edit but sekedar informasi klo banyak yg pnasaran knape berani pp jakrta bogor naek vespa itu karena di dompet dah siap sim stnk n dilengkapi dgn helm buat jaga2 klo ada razia… beside that uty jg dah dari SMA temenan ma vespa jd dah sekitar 6 tahunan hidup bersamanya.

Doan.. makaseh ye.. skrg vespa uty jd terkenal deh…